Showing posts with label people. Show all posts
Showing posts with label people. Show all posts

Friday, January 1, 2010

Biar Buronan Update Facebook Jalan Terus


Si buron Craig 'Lazie' Lynch di Facebook
Si buron Craig 'Lazie' Lynch di Facebook
Seorang pelarian dari penjara Suffolk, Inggris, rupanya bisa masuk "buron narsis". Biarpun buron, ia rajin meng-update status di Facebook dan para penggemarnya bisa mengikuti kisah pelariannya.

Buron itu, Craig "Lazie" Lynch, 28 tahun, lolos dari penjara di Suffolk, Inggris, pada 23 September silam. Ia sebenarnya sudah hampir menyelesaikan tujuh tahun vonis yang mesti dijalani karena pencurian, tapi malah meloloskan diri.

Nah, bukannya bersembunyi agar jejaknya tidak tampak sedikitpun, ia malah rajin meng-update status di Facebook.

Update-update yang dibuat oleh Lynch itu ada yang berisi kegiatan sehari-hari, ada yang bertanya berapa banyak polisi di sekitarnya, dan sekitar. Ia juga tidak cemas memperlihatkan fotonya di halaman Facebook itu. Foto itu lengkap dengan isyarat jari yang tidak pantas itu.

Saat Natal, ia sempat memajang fotonya sambil membawa kalkun panggang. Ia pun meledek polisi yang tidak juga berhasil menangkapnya. Di bawah foto itu ia menulis: 'Kalau ada yang meragukan kebebasan saya. Ini buktinya. Bagaimana mungkin saya bisa memegang unggas seperti ini di penjara? Ha ha."

Sayang sekali foto itu sekarang sudah tidak ada di halaman Facebook Lynch.

Status itu kadang mengingatkan bagaimana rasanya menjadi pelarian. Ia menulis: "Aduh, jangan suara sirine!!! Benar-benar ada suara sirine." Belakangan ia menjelaskan ternyata itu bukan suara sirine polisi yang akan menangkapnya, tapi ambulans yang mengambil seorang nenek yang tinggal di rumah seberang tempat persembunyian.

Halaman-halaman Facebook si buron narsis ini rupanya memikat banyak orang. Hingga berita ini ditulis pada Selasa (29/12) siang, sudah 7.250 orang menjadi penggemarnya.

Jika Anda ingin menjadi penggemarnya, atau ingin tahu halaman Facebooknya, juga gampang. Tinggal klik saja halaman Facebook ini.

.

Kata saya:
Jiahahah... di sana maling tapi ngenet |-)

Sumber: TempoInteraktif | Ilustrasi: Facebook
Read full story

Thursday, December 31, 2009

Nggak Penting: Mempertanyakan Tokoh yang Tidak Melayat Gus Dur


K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Pemakaman jenazah mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dibanjiri pejabat dan tokoh nasional. Tapi, ke mana Amien Rais? Mantan Ketua MPR itu tak terlihat oleh wartawan saat pemakaman Gus Dur.

Jenazah Gus Dur dimakamkan di Pemakaman Bani Hasyim di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, Kamis (31/12/2009). Pemakaman secara kenegaraan dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Wapres Boediono juga hadir. Sejumlah menteri juga hadir, seperti Hatta Rajasa, Djoko Suyanto, Agung Laksono, Sri Mulyani, Muhaimin Iskandar, Helmi Faishal, Marty Natalegawa, dan Sudi Silalahi.

Para tokoh nasional seperti Din Syamsuddin, Prabowo Subianto, Hariman Siregar, Muslim Abdurrahman, dan para ulama tenar NU juga hadir. Habibie, Wiranto dan Megawati tidak menghadiri pemakaman, tapi sudah melayat Gus Dur di Ciganjur.

Hanya Amien Rais yang tak terlihat di RSCM, Ciganjur, atau Jombang. Padahal, banyak pelayat dan tokoh yang menanyakan Amien Rais.

Maklum, Amien Rais memiliki sejarah menarik dengan Gus Dur. Pada Sidang Istimewa 1999, Amien Rais-lah yang mencalonkan Gus Dur sebagai presiden. Namun, setelah terpilih, Gus Dur dilengserkan oleh Amien juga dalam Sidang Istimewa MPR tahun 2001.

Sebelum itu, pada tahun 1990-an, Amien dan Gus Dur juga dikenal sebagai intelektual dan cendekiawan muslim, selain Nurcholish Madjid dan BJ Habibie. Namun, Amien dan Gus Dur memang terlalu sering berbeda pendapat.

Detikcom telah menghubungi Hanafi Rais, anak Amien, Kamis (31/12/2009). Namun, saat ditanya kapan Amien akan melayat Gus Dur, Hanafi mengaku tidak tahu. "Saya tidak tahu. Saya baru saja datang dari Jakarta. Tapi setahu saya, bapak tadi pagi ke Solo," kata Hanafi.

Pada Rabu (30/12/2009), Amien diketahui berada di Yogyakarta, tidak di Jakarta. Benarkah Amien tidak melayat Gus Dur? Ataukah Amien sudah melayat, namun tak dilihat oleh wartawan? Jika tidak melayat, apa alasan Amien Rais? Pertanyaan-pertanyaan itu belum terjawab dengan jelas.

.

Kata saya:
Emangnya penting ya alasannya sampai ditanya2 kenapa nggak datang?
Mengeruhkan suasana aja di saat sedang berduka.
Berita nasional kok jadi seperti berita gosip artis ya? :p

Sumber: Detik | Ilustrasi: Kompas
Read full story

Gus Dur Tutup Usia


K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dipastikan meninggal dunia pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kabar tersebut dibenarkan putri Gus Dur, Yenny Wahid, melalui telepon kepada Kompas.com.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) datang ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Rabu (30/12/2009) petang. Presiden Yudhoyono tiba di halaman RSCM sekitar pukul 18.30 menggunakan mobil kepresidenan dengan pengawalan tidak terlalu ketat, yakni hanya dikawal lima mobil Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Presiden Yudhoyono yang mengenakan kemeja batik berwarna coklat tampak masuk dari pintu utama RSCM langsung menuju kamar tempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dirawat sejak beberapa hari lalu. Tidak tampak Ibu Negara Ani Yudhoyono mendampingi Presiden. Sekitar 10 menit setelah Presiden tiba, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih datang dengan tampak agak terburu-buru. Ia kemudian segera menyusul ke kamar tempat Gus Dur dirawat yang sedang dikunjungi Presiden.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini dirawat di Ruang VVIP Nomor 116 Gedung A RSCM. Sebelum dirawat di RSCM Jakarta, Gus Dur sempat menjalani perawatan medis di RS Jombang Jawa Timur, pada Kamis (24/12/2009), karena kelelahan setelah melakukan kunjungan ke beberapa pondok pesantren di Jawa Timur.

.

Kata saya:
(f)

Sumber: Kompas | Ilustrasi: Kompas
Read full story

Tuesday, December 29, 2009

Ketua MA: Masyarakat Cenderung Gunakan People Power Selesaikan Soal Hukum



Ketua MA Harifin A. Tumpa
Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin A. Tumpa menyatakan ada indikasi kecenderungan dari masyarakat menggunakan people power dalam menyelesaikan masalah hukum. "Ada kecenderungan di tengah-tengah masyarakat, untuk menyelesaikan masalah hukum di luar hukum," kata Harifin dalam sebuah acara di Jakarta, Selasa (29/12).

Harifin menyatakan, kecenderungan adanya people power itu dapat terlihat dari bentuk unjuk rasa yang dilakukan untuk menekan penegak hukum. Ia mencontohkan kasus pencurian tiga buah kakao dan semangka dan para hakim yang menangani perkara tersebut dicela dan ditekan oleh masyarakat. "Sehingga jadi pertanyaan, apakah orang tersebut membiarkan kejahatan di tengah masyarakat," kata Harifin, seperti dikutip ANTARA.

Menurut dia, kondisi penegakan hukum di Tanah Air, belakangan ini mengalami ujian cukup berat sehingga mengancam supremasi hukum. Harifin mengingatkan, berdasarkan kondisi masyarakat saat ini, hakim harus kokoh dan kuat menghadapi tekanan yang ada. "Kita tidak boleh goyang atas prinsip-prinsip hukum. Saya berharap terhadap seluruh jajaran peradilan dan hakim agar benar-benar menegakkan hukum yang sejati dengan tidak ada tekanan," ucap Ketua MA.

.

Kata saya:
Sekarang ini mudah terlihat mana yang transparan mana yg rekayasa :D
Tapi bukannya memang begitu yang namanya negara demokrasi, yang katanya suara rakyat adalah suara Tuhan...??? Wew.... dahsyat bener ya??? (oops)

Sumber: Liputan6 | Ilustrasi: Detik
Read full story

Sunday, December 20, 2009

Manohara Semangati Prita



Manohara sedang 'diserbu' wartawan
Dukungan terhadap Prita Mulya Sari terus mengalir. Kali ini, dukungan datang dari kalangan selebritis. Pemain sinetron Manohara Odelia Pinot mendukung Prita dan berharap dia jangan menyerah.

“Untuk Prita, never give up. Don’t be scare. Gak usah takut, terus berjuang,” pesan Manohara saat ditemui di Gedung Gajah, Jalan Saharjo, Jakarta, Sabtu (19/12/2009).

Manohara menjelaskan, sekarang ini banyak sekali perempuan yang tidak mengerti mengenai sistem peradilan. “Seperti contoh kasus Prita, mereka kurang edukasi peradilan,” katanya.

Mano juga berpesan kepada para wanita agar tidak takut dalam menghadapi orang yang tinggi posisi atau jabatannya.

“Kita tidak usah takut untuk menghadapi orang yang lebih tinggi pendidikannya dan banyak uang. Mereka juga manusia,” saran Mano.

.

Kata saya:
Wew... hebat deh Mano... :p

Sumber: Okezone | Ilustrasi: Okezone
Read full story

Saturday, December 19, 2009

Ketua AJI Bandung: Apakah Pekerja Infotainmen Menghargai Privasi Artis?



Luna Maya
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandung menilai pernyataan artis Luna Maya dalam situs jejaring sosial adalah kritik yang wajar, demikian Ketua AJI Kota Bandung, Agus Rakasiwi, di Bandung, Jumat.

"Terlebih dahulu harus melihat apa yang menyebabkan Luna Maya berbuat seperti itu. Yang patut dipertanyakan, apa yang dilakukan infotaimen kepada Luna Maya sehingga dia berbuat seperti itu. Hal tersebut harus dikritisi," ungkapnya.

Menurutnya, seharusnya Luna tidak mendapat dampak dari apa yang sebenarnya dia katakan sebagai bentuk kekesalannya kepada pekerja gosip.

"Lalu sekarang apakah pekerja infotainmen menghargai privasi artis di negeri ini juga patut dipertanyakan," ujar Agus.

Mengenai aduan dan laporan wartawan gosip kepada Luna, Agus menilai setiap orang bisa mengadukan ke jalur hukum dan hal itu membuktikan kesadaran hukum di Indonesia cukup tinggi.

"Namun dalam kasus Luna Maya ini semestinya pekerja infotainmen mawas diri pada pekerjaan mereka sendiri, apakah sudah menjaga nama baik selebritis atau artis yang diwawancaranya," tuturnya.

Agus menambahkan, mungkin bagi pekerja infotainmen ucapan atau kata-kata Luna Maya menyinggung.

"Tapi bisa saja bagi orang lain itu merupakan hal yang wajar saja atau biasa saja," paparnya.

Agus menilai aduan pekerja infotainmen kepada artis Luna Maya adalah salah satu ancaman terhadap warga negara Indonesia dalam menyampaikan kebebasan berpendapat.

"Jadi hak kebebasan berekspresi warga negara indonesia terancam dengan pasal-pasal karet pada semua peraturan perangkat hukum seperti UU ITE atau juga pidananya. Pasal pasal karet ini berusaha membatasi kebebasan berpendapat warga Indonesia," katanya.

.

Kata saya:
Manusia ada yang jadi artis ada wartawan (ga jelas maksudnya apa...? :p)

Sumber: Antara | Ilustrasi: Antara
Read full story

Monday, December 14, 2009

[PICS+VIDEO] Polisi Atur Lalu Lintas Sambil Menari



Tony Lapore mengatur lalu lintas sambil menari
Semua polisi punya tata cara tertentu dalam melakukan gerakan untuk mengatur lalu lintas kendaraan di sebuah jalan raya, terutama di persimpangan jalan. Tentunya gerakan-gerakan tersebut sesuai aturan tertentu yang sifatnya fungsional, yang biasanya merepresentasikan pengaturan lalu lintas seperti yang ditunjukkan oleh lampu lalu lintas (traffic light).

Tapi seorang polisi di Amerika Serikat sana bernama Tony Lepore punya gaya sendiri dalam melakukan gerakan mengatur kendaraan yang lalu lalang di sebuah persimpangan jalan. Gerakan-gerakannya tidak kaku, bahkan lebih mirip gerakan menari. Buat Lepore, mengatur lalu lintas bukan lagi sesuatu yang sekedar rutinitas biasa, tapi sudah menjadi seperti ajang atraksi tarian.

Ia berputar pada tumitnya, berlutut, menjatuhkan diri di atas tangannya lalu seperti per ia segera kembali berdiri tegak. Sambil meniup peluitnya secara berirama, dia menunjuk dengan jari-jarinya yang bersarung tangan putih dari satu sisi ke sisi lainnya.

Meskipun Mr Lepore, 62, dari Providence, Rhode Island, telah menghibur pengendara sepeda motor sejak tahun 1984, popularitasnya lebih meroket karena internet. Terinspirasi oleh sebuah acara TV klasik Candid Camera, Lepore mulai menambahkan gerakan flamboyan kaki dan tangan ke arah lalu lintas.

"Aku melihat Candid Camera dan saya pikir. 'Wah, mungkin besok aku akan mencoba beberapa gerakan berputar dan gerakan tangan...' Tapi aku tidak tahu apakah bos saya akan menyukainya," katanya.

Namun, dengan respon positif dari pengendara, kepala polisi mengizinkannya untuk melanjutkan aksinya itu. Pengemudi yang tidak terganggu oleh tindakannya itu juga terbantu dalam hal pengaturan lalu lintas.

.








Video




Kata saya:
:)

Sumber: Kompas | Ilustrasi: Kompas, MailOnline
Read full story

Saturday, December 12, 2009

Pemulung Berani Bayar Puing Sisa Kebakaran Sejuta Rupiah



Salah satu bangunan terbakar di Tambora
Pasca-kebakaran di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, yang menewaskan seorang petugas Damkar dan dua luka bakar, banyak pemulung berdatangan ke lokasi kejadian.

Para pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran menjual puing-puing barang-barang dari besi yang sudah terbakar kepada pemulung.

"Daripada dibuang dan sudah nggak bisa dipakai lagi, mendingan dijual saja sekaligus dibersihkan dan dapat uangnya," ujar Rusdi, 35 tahun, warga RT 2/8, Kelurahan Jembatan Besi Tambora, Jakarta Barat, Jumat (11/12).

Puluhan pemulung besi memasuki rumah-rumah korban kebakaran. Memang di sekitar lokasi kebakaran banyak tempat pemulung besi.

Menurut Rusdi, para pemulung membeli puing-puing sisa kebakaran secara borongan bukan kiloan. Ia mengatakan, setelah memilah barang-barang, pemulung akan menghitung hasil yang didapatnya dan melakukan tawar menawar dengan pemilik rumah.

"Saya nggak tahu berapa. Kalau sudah selesai nanti ditaksir berapa harganya tapi bukan per kilo. Ini borongan," jelasnya. Ahmad, 43 tahun, salah seorang pemulung, mengaku mereka menghargai puing kebakaran sekitar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta per rumah.

"Kita nggak bawa timbangan. Kita kasih tahu harganya kalau setuju kita kasih uangnya," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kebakaran besar yang terjadi di RW 07, 08, dan 10 Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat pada Kamis (10/12) mengakibatkan 200 rumah hangus dan seorang pemadam kebakaran tewas serta dua lainnya luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Sebanyak 25 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang berkobar sejak pukul 14.00 wib. Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 21.30 wib.

.

Kata saya:
:(

Sumber: Gatra | Ilustrasi: Kompas
Read full story

Wednesday, December 9, 2009

Wow... Hanya Lima Hari Sudah Terkumpul 400 Juta untuk Dana Peduli Prita


Hanya dalam waktu beberapa hari saja dukungan dalam bentuk uang untuk Prita Mulyasari telah mencapai Rp 400 juta lebih. Dana itu dari berbagai sumber relawan yang peduli dan simpati atas kasus yang menimpa ibu dua anak itu, pasca perkara perdatanya diputus Pengadilan Tinggi Banten. Prita diharuskan membayar ganti rugi ke Rumah Sakit Omni Tangerang sebesar Rp 204 juta.

"Luar biasa dana yang terkumpul sangat besar dan diprediksikan akan terus bertambah," ujar anggota tim kuasa hukum Prita dari OC Kaligis and Asociated, Slamet Yuwono, di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (9/12).

Slamet mengungkapkan, dana yang telah terkumpul terdiri dari uang koin dan non koin. Uang koin ia perkirakan sudah mencapai Rp 50 juta lebih dalam kurun waktu lima hari terakhir ini. Koin dikumpulkan dalam bentuk koin peduli Prita yang kini telah menjalar di seantero negeri ini.

Sementara untuk uang non koin, kata Slamet, hingga kini sudah terkumpul Rp 350 juta yang didapat dari berbagai pihak yang menyatakan mendukung dan simpati terhadap Prita. "Luar biasa, kami sangat mengapreasiasi semua ini," kata Slamet.

Slamet memperkirakan dana itu dipastikan akan terus bertambah seiring semangat masyarakat Indonesia yang kini membutuhkan keadilan berpihak pada masyarakat kecil. "Koin itu adalah simbol," kata Slamet.

Menurutnya, semua dana tersebut akan dikumpulkan. Jika Prita dalam kasasi dinyatakan bebas dan tidak diharuskan membayar ganti rugi itu, maka dana itu, menurut Slamet, akan digunakan untuk korban-korban seperti Prita yang lain.

Sementara itu, Prita Mulyasari merasa sangat terharu dengan reaksi positif masyarakat terhadap kasus yang menimpanya. "Saya tidak bisa berkata apa-apa," katanya.

Siang ini Prita akan kembali menjalani persidangan untuk perkara pidananya di Pengadilan Negeri Tangerang. Agenda persidangan tanggapan jaksa penuntut umum atas pembelaan Prita pada persidangan rabu pekan lalu. Sidang akan digelar di ruang Prof Oemar Seno Adji, pukul 9.30 WIB.

.

Kata saya:
Bukti simpati yang luar biasa buat Bu Prita...
Jangan pada ngiri ya... :P
Apa ada yang pengen dipenjara juga biar dapat simpati ratusan juta...? :lol:

Sumber: TempoInteraktif | Ilustrasi: TempoInteraktif
Read full story

Friday, December 4, 2009

Usai Makan Mayat, Kanibal Jual Sisa Tubuh Mayat ke Kedai Kebab

Comments

Polisi Rusia telah membekuk tiga gelandangan yang diduga memakan seorang pria yang berusia 25 tahun dan menjual bagian tubuhnya ke satu kedai kebab setempat.

Kecurigaan mencuat ketika beberapa bagian tubuh manusia ditemukan di dekat satu perhentian bus di pinggir kota Perm, Rusia, 1.150 kilometer di sebelah timur Moskow.

Tiga pria tunawisma yang memang memiliki catatan kriminal itu ditangkap karena dicurigai membunuh seorang musuh mereka dengan menggunakan pisau dan palu sebelum memotong mayatnya untuk dimakan, kata beberapa penyelidik setempat dalam pernyataan yang disiarkan di laman www.perm.ru.

"Setelah melakukan kejahatan itu, mereka memotong-motong mayat tersebut: sebagian dimakan dan sebagian lagi dijual ke satu kios yang menjual kebab dan kue," kata satuan penyelidik utama di Kejaksaan Agung wilayah Perm dalam satu pernyataan Jumat pekan lalu.

Tidak jelas dari pernyataan itu apakah ada bagian tubuh mayat tersebut yang telah dijual ke pelanggan.

.

Kata saya:
Yackh... :(

Sumber: Antara | Ilustrasi: Polter.pl
Read full story

Tuesday, December 1, 2009

[VIDEO] Mengerikan... Dua Orang Diduga Bunuh Diri di Mal Elit

Comments

Lokasi sekitar tewasnya pemuda meloncat di Mal Senayan City.
Identitas pemuda yang meloncat dari lantai lima Mal Senayan City Jakarta, Senin (30/11) malam, akhirnya diketahui. Pria tersebut bernama Reno, warga Patal Senayan, Jakarta Selatan. Korban tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Menurut pihak manajemen Senayan City, pemuda berusia 25 tahun itu melompat dari pembatas kaca lantai lima, tepatnya dekat sebuah restoran Jepang. Tubuhnya lantas membentur bibir pembatas lantai di lantai dua. Ini menyebabkan kaca pecah.

Masih di hari yang sama, seorang wanita bernama Ice Juniar ditemukan tewas setelah terjun dari lantai lima mal Grand Indonesia. Lewat rekaman CCTV, Ice yang berkunjung ke mal dengan dua temannya terlihat melangkahkan kaki kanannya keluar pagar pembatas. Ia lantas meloncat, menghujam lantai, lalu tersangkut di eskalator.

Jenazah korban segera dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Kasus ini pun masih menjadi penyelidikan polisi. Simak selengkapnya di video berita berikut.

.


Video




Kata saya:
Makin banyak orang depresi... :(

Sumber: Liputan6 | Ilustrasi: Liputan6
Read full story

Monday, November 30, 2009

Belasan Bayi di Bekasi Positif HIV

Comments
Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) menyatakan sebanyak 18 anak Bawah Lima Tahun (balita) di wilayah setempat dinyatakan positif mengidap penyakit HIV.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Retni Yonti mengatakan data tersebut merupakan informasi terakhir yang didapat pihaknya melalui sejumlah Rumah Sakit (RS) di wilayah setempat.

"Mayoritas penularan penyakit tersebut di dapat pasien dari orang tuanya saat masih berada dalam kandungan. Sebagian lagi terdeteksi pada usia tiga tahun," katanya.

Gejala penyakit HIV pada balita, kata dia, dapat terlihat dari penyakit sering buar air besar dan tidak kunjung sembuh. Gejala awalnya adalah muntah dan buang air besar yang tidak sembuh-sembuh.

Ia meminta perhatian kaum ibu untuk mewaspadai jika ada balita yang memiliki gejala serupa. "Kaum ibu perlu mewaspadai gejala tersebut meski tidak mutlak merupakan penyakit HIV, guna antisipasi dini," ujarnya.

Dikatakan Retni, pasangan suami istri yang rentan penyakit HIV disarankan secara rutun memeriksakan dirinya ke RS guna pencegahan. Sementara bagi ibu hamil yang mengidap HIV, disarankan agar proses persalinan melalui operasi sesar agar bayi tidak tertular.

"Ini dilakukan untuk mengontrol penyebaran virus tersebut, karena penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Namun bisa virusnya dihambat perkembanganya ke stadium lebih tinggi dengan cara memberi obat," ujarnya.

Terkait penyakit AIDS, kata dia, di Kota Bekasi terdapat sedikitnya 579 pasien dalam proses perawatan. Penderita umumnya tidak tahu bahwa dirinya mengidap virus tersebut dan bingung untuk berobat.

"Terbanyak mengidap HIV dari kalangan pemakai narkoba. Orang-orang yang beresiko seharusnya mau memeriksakan diri ke rumah sakit," katanya.

Kendati demikian, Retni mengakui progam penanganan HIV/AIDS belum sepenuhnya berjalan dengan baik akibat terbatasnya klinik layanan HIV/AIDS di Kota Bekasi.

Beberapa rumah sakit, klinik atau Puskesmas yang menangani HIV/AIDS, kata dia, diantaranya Klinik VCT, RSUD Kota Bekasi, RS Ananda, Puskesmas Pondok Gede, klinik Mitra Sehati, Puskesmas Jatiasih, Puskesmas Bintara Jaya dan Puskesmas Rawa Lumbu.

Secara terpisah, Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mitra Sehati, Novan Andri Purwansjah mencatat adanya kecenderungan peningkatan pasien HIV/AIDS di wilayah setempat sebesar 10 persen per tahun.

"Jumlah tersebut hingga kini telah menempatkan Kota Bekasi, berada pada peringkat ke dua se Jawa Barat, sebagai wilayah penderita HIV/ADIS tertinggi," katanya.

Kasus penularan tertinggi diakibatkan oleh pengguna jarum suntik (Penasun) di kalangan anak muda. "Sebanyak 80 persen disebabkan oleh penggunaan jarum suntik, lainnya pengaruh seks bebas," ujarnya.

.

Kata saya:
Bayi yang nggak tau apa-apa pun jadi ikut kena akibatnya :(

Sumber: Antara | Ilustrasi: Beamicrobkidnow
Read full story

Sunday, November 29, 2009

Foto-foto Idul Adha 1430 H dari Seluruh Dunia

Comments
Tanggal 27 November 2009 umat muslim seluruh dunia menandai perayaan Idul Adha 1430 H atau yang disebut juga Hari Raya Kurban, memperingati kesediaan Nabi Ibrahim AS untuk mengorbankan anaknya kepada Allah SWT. Muslim di seluruh dunia merayakannya dengan menyembelih hewan untuk memperingati anugerah Tuhan berupa seekor domba jantan untuk menggantikan anak Nabi Ibrahim, mendistribusikan dagingnya di antara keluarga, teman dan orang miskin.

Idul Adha juga berlangsung segera setelah haji, naik haji ke Mekah yang merupakan pilar Islam. Sekitar 2,5 juta kaum Muslimin dari seluruh dunia turun di Mekah tahun ini, banyak menghadapi kejadian yang tidak biasa: banjir akibat hujan deras baru-baru ini.

Di bawah ini adalah foto-foto ukuran besar terkait pelaksanaan haji dan perayaan Idul Adha dan kurban tahun ini dari berbagai penjuru dunia.



Foto-foto


1. A Muslim pilgrim prays near where the Hiraa cave is located, at the top of Noor Mountain on the outskirts of Mecca, Saudi Arabia, Tuesday, Nov. 24, 2009. According to tradition, Islam's Prophet Mohammed received his first message to preach Islam while he was praying in the cave.


2. Muslim pilgrims pray on atop Noor Mountain in the holy city of Mecca before the start of the annual hajj pilgrimage, on November 23, 2009.


3. The illuminated Grand Mosque is seen from the top of Noor Mountain where the Hiraa cave is located, in Mecca, Saudi Arabia, Tuesday, Nov. 24, 2009.


4. Muslim pilgrims circle the Kaaba inside the Grand Mosque in the holy city of Mecca after morning prayers, before the start of this year's hajj pilgrimage November 24, 2009.


5. Muslim pilgrims pray inside the Grand mosque in Mecca, Saudi Arabia, Tuesday, Nov. 24, 2009.


6. Muslim pilgrims pray outside Namira mosque in Arafat near Mecca ,Saudi Arabia, Thursday, Nov. 26, 2009.


7. An Indian pilgrim lies in the cardiac care unit at the Nour hospital in the holy city of Mecca on November 24, 2009. The Saudi Kingdom provides free medical care to pilgrims who become ill during their pilgrimage.


8. A young Muslim boy runs during Eid al-Adha celebration at a mosque in Klang, outside Kuala Lumpur, Malaysia, Friday, Nov. 27, 2009.


9. A mother adjusts her daughter's headscarf before a prayer on the occasion of Eid al-Adha at Jakarta's largest mosque, the Istiqlal on November 27, 2009 in Indonesia.


10. A Kashmiri sells delicacies ahead of the Eid al-Adha festival, in Srinagar, India, Thursday, Nov. 26, 2009.


11. Sacrificial sheep wait to be sold in an animal market set for the Muslim Feast of the Sacrifice in Amman, Jordan on Wednesday Nov. 25, 2009, ahead of Eid Al Adha holiday.


12. The Emir of Kano, Nigera, Ado Bayero (center), surrounded by his traditional palace guards, rides on a horse after prayers to mark the first day of the Muslim holiday of Eid al-Adha in Kano, Nigeria on November 27, 2009.


13. A man rides a motorbike with his children after prayers to mark the first day of the Muslim holiday of Eid al-Adha in Kano, Nigeria on November 27, 2009. (REUTERS/Akintunde Akinleye)


14. A man is silhouetted along with his camels after they were brought to an animal market to be sold in Lahore, Pakistan on November 24, 2009, ahead of the Islamic Eid al-Adha celebrations.


15. A herd of sheep, colored for identification, stand for sale at a wholesale cattle market, ahead of Eid al-Adha festival in Amritsar, India, Wednesday, Nov. 25, 2009.


16. Muslim pilgrims run for cover as heavy rain streams down a road in the holy city of Mecca on November 25, 2009. An estimated 2.5 million Muslims have converged on Mecca for the annual hajj pilgrimage, as workers toil round the clock to complete construction projects designed to avoid deadly stampedes.


17. A Muslim man looks at the raising of the dome on the metallic roof structure of the Strasbourg Grand Mosque in Strasbourg, France on November 27, 2009.


18. Indonesian women pray on the first day of the Islamic holiday of Eid al-Adha in Jakarta on November 27, 2009.


19. Muslim pilgrims gather at Mount Arafat, southeast of the Saudi city of Mecca on November 26, 2009.


20. A Palestinian pilgrim holds prayer beads against a fence as they wait to pass from Gaza through the Rafah border crossing to Egypt for the upcoming Eid al-Adha festival, in Rafah, southern Gaza Strip, Tuesday, Nov. 24, 2009.


21. A Muslim pilgrim prays on Mount Mercy on the plains of Arafat outside the holy city of Mecca November 26, 2009.


22. Muslims pray during Eid al-Adha celebrations in Wuzhong, Ningxia Hui Autonomous Region, China on November 27, 2009.


23. Muslims pray during Eid al-Adha celebrations on a street in Riyadh, Saudi Arabia on November 27, 2009.


24. Muslim men pray during the Eid al-Adha (Kurban Bairam) festival of sacrifice holiday in Bishkek, Kyrgyzstan on November 27, 2009.


25. Ivorian Muslims pray in front of the Fitya mosque of the popular Abobo district of Abidjan, Ivory Coast on November 27, 2009.


26. A girl watches Muslims prepare meat after sheep were slaughtered during Eid al-Adha Feast of Sacrifice in Johor Bahru, Malaysia on November 27, 2009.


27. The Prophet Mohammed Mosque in the Saudi holy city of Medina on November 12, 2009. Islam's Prophet Mohammed is buried in Medina's landmark mosque, which is Islam's second holiest shrine after Mecca.


28. Saudi special forces display some of their skills and equipment during a ceremony as they prepare for the influx people to participate in the Hajj, in Arafat 15 kms outside of Mecca, Saudi Arabia, Sunday, Nov. 22, 2009.


29. A helicopter hovers over Namira Mosque at Mount Arafat, southeast of the Saudi holy city of Mecca, on November 26, 2009.


30. Muslim pilgrims on their way to throw pebbles at a stone pillar representing the devil, during the Hajj pilgrim in Mina near Mecca, Saudi Arabia, Friday, Nov. 27, 2009. The last stage of the annual Hajj pilgrimage, the symbolic stoning of the devil, began on Friday.


31. Muslim pilgrim throw pebbles at a stone pillar representing the devil, during the Hajj pilgrimage in Mecca, Saudi Arabia, Friday, Nov. 27, 2009.


32. Passengers travel atop a train as it heads for Jamalpur from Dhaka, Bangladesh on November 27, 2009. Millions of residents in Dhaka are travelling home from the capital city to celebrate the Eid al-Adha holiday on Saturday.


33. Customers are seen, reflected in the eye of a buffalo, as they bargain with the seller at a market ahead of Eid al-Adha festival in Dhaka, Bangladesh, Tuesday, Nov. 24, 2009.


34. A cow lies on the ground, slaughtered for the celebrations of the first day of the Islamic holiday of Eid al-Adha in the Rhodope Mountains village of Ribnovo, Bulgaria, some 210 km south of Sofia.


35. A man is silhouetted outside a mosque on the first day of the Muslim festival of Eid al-Adha, in town of Obilic, near Kosovo's capital Pristina November 27, 2009.


36. Syrians look at stacks of sweets displayed in preparation to celebrate Eid al-Adha at Al-Midan market in downtown Damascus, Syria, Tuesday, Nov. 24, 2009.


37. Muslim pilgrims touch the Jabal al-Rahma pillar on Mount Mercy, on the Plain of Arafat near Mecca, Saudi Arabia, Thursday, Nov. 26, 2009.


38. The sun rises over a mosque in Cairo on the first day of Eid al-Adha, November 27, 2009.


Kata saya:
Selamat... ;)

Sumber: Boston Globe | Ilustrasi: Boston Globe
Read full story
 

Subscribe

ZonS Hot News
Add to Technorati Favorites Join My Community at MyBloglog! News & Media Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Followers

Statistics








zonsNews © 2009 | Business Ads Ready is Designed by Ipiet Supported by Tadpole's Notez